Selasa, 11 Desember 2012

Bintang vs Planet


Bumi,

"Si Planet ‘Terpilih " 

dan 

 

Matahari  

"Si BintangPendukung Kehidupan"






Pertanyaan :
Bagaimana cara membedakan penampakkan planet dan bintang di langit malam?
Menurut mu , planet itu apa? Mengapa  bumi dikatakan sebagai planet?
-         benarkah bumi mengelilingi Matahari ?
-      benarkah bumi Memiliki massa yang cukup (> 1020 kg) untuk menghasilkan gaya gravitasi sendiri, berwujud benda tegar yang bentuknya mendekati bulat (diameter > 800 km)? 
-          Benarkah  orbit bumi  TIDAK memotong orbit planet lain?
 Mengapa  Bumi dikatakan sebagai  Si Planet ‘Terpilih’?
 Lantas bagaimana dengan Matahari, si bintang ‘kehidupan’ di Tata Surya? Apakah ada hubungan antara karakteristik suatu bintang dengan sebuah kehidupan?





Bagaimana cara membedakan penampakkan planet dan bintang di langit malam?

Tidak begitu mudah rasanya ketika  kita  akan membedakan penampakan planet dan bintang di langit malam. seluruh obyek tampak sama, berupa titik cahaya yang bertebaran di langit dan secara umum disamakan sebagai "bintang".  Begitu kah?

Padahal, ada perbedaan mendasar antara planet dan bintang. Salah satunya, bintang memancarkan cahaya sendiri (Matahari adalah sebuah bintang), sedangkan planet terlihat bercahaya karena memantulkan cahaya Matahari (seperti Bulan).
Ada beberapa cara membedakan planet dan bintang di langit malam dengan mata telanjang tanpa bantuan alat. Setelah mata telanjang bisa mengenali mana planet dan mana bintang, baru orang dapat meneropong planet yang ingin diamati. Begini nih caranya:
  • Cahaya planet tampak lebih terang dan ukurannya lebih besar dibandingkan dengan bintang. Hal ini karena letak mereka lebih dekat dibandingkan dengan jarak bintang. Salah satu contoh planet yang paling mudah dikenali adalah Venus. Biasanya tampak sesaat setelah Matahari tenggelam dan menjelang Matahari terbit. Planet Venus sering disebut "Bintang Fajar" atau "Bintang Kejora" karena cahayanya sangat cemerlang. Adapun Planet Mars dapat dikenali dari cahayanya yang berwarna kemerahan.
  • Cahaya bintang tampak berkelap-kelip, sedangkan cahaya planet cenderung tidak berkelap-kelip. Letak bintang sangat jauh dari Bumi sehingga cahaya yang tiba di permukaan Bumi sudah sangat lemah dan mudah terganggu turbulensi udara di atmosfer. Turbulensi udara ini bisa membiaskan atau membelokkan cahaya sehingga cahaya bintang tampak berkelap-kelip.
Sedang cahaya dari planet cenderung lebih stabil karena planet lebih dekat sehingga cahaya yang sampai di permukaan Bumi "lebih banyak". Gangguan turbulensi udara di atmosfer juga tak terlalu berpengaruh.
  • Apabila pengamatan dilakukan beberapa hari berturut-turut, akan terlihat posisi planet akan berpindah dari hari ke hari (waktu terbit atau tenggelam akan berbeda dari hari ke hari). Planet terlihat bergerak terhadap latar belakang bintang-bintang yang lain.
Hal ini disebabkan gerakan Bumi mengelilingi Matahari sehingga posisi planet-planet itu akan terlihat bergeser pada hari yang berbeda. Karakter ini juga dapat dijadikan patokan untuk membedakan planet dan bintang.


Menurut mu , planet itu apa? Mengapa  bumi dikatakan sebagai planet? 

  • Benarkah bumi mengelilingi Matahari ? 

     

     

     

  • Benarkah bumi Memiliki massa yang cukup (> 1020 kg) untuk menghasilkan gaya gravitasi sendiri, berwujud benda tegar yang bentuknya mendekati bulat (diameter > 800 km)? 

     

     

     

     

     

     

  • Benarkah  orbit bumi  TIDAK memotong orbit planet lain?

     

     

     

     

     

     

Jika ketiga pertanyaan tersebut jawabannya benar maka bumi dapat dikatakan sebagai planet.

 

Tahukah anda bahawa Bumi, Si Planet ‘Terpilih’ dan Matahari Si Bintang Pendukung Kehidupan, mengapa dikatakan seperti itu ya?

 

Apa yang istimewanya bumi kita?

Bumi ini memiliki keistimewaan karena hal berikut  :

 

1.    habitable zone, atau daerah pendukung kehidupan.
 Kita tahu bahwa 70% permukaan Bumi adalah air. Baik air daratan (sungai, danau, air tanah, dsb) maupun lautan. Namun apakah hanya karena kandungan airnya saja sehingga Bumi menjadi planet ‘terpilih’ dalam Tata Surya sebagai tempat makhluk hidup?




2.     memiliki jarak yang cukup aman dari pengaruh badai matahari
Bumi, planet biru nan cantik berada pada jarak 1 au (sama dengan 150 juta km) dari Matahari. Jarak yang cukup aman dari pengaruh badai Matahari akibat aktivitas Matahari yang juga disebut flare
3.    Bumi memiliki medan magnet internal, yang cukup melindungi Bumi, sehingga atmosfer Bumi tidak tertiup oleh hempasan badai Matahari


Paut kita syukuri tentang hal ini hingga saat ini kita dapat hidup di dalamnya. tetaplah jaga bumimu  kawan, rawat dan jaga dengan baik, karena bumi ini tempat kita hidup. Kalau engga, bencana akan menimpa kita semua.OK?












Lantas ,bagaimana dengan Matahari, si bintang ‘kehidupan’ di Tata Surya? Apakah ada hubungan antara karakteristik suatu bintang dengan sebuah kehidupan?

 

 

     Matahari adalah sebuah bintang karena memiliki sumber energi sendiri yang didapatkan dari reaksi termonuklir di bagian intinya. Matahari merupakan satu dari sekian banyak bintang yang ada di jagat raya dan termasuk bintang berukuran sedang. Artinya, ada banyak bintang yang berukuran jauh lebih besar daripada Matahari, meski dari Bumi, Matahari terlihat sebagai rajanya bintang. Dalam kelas spektra bintang , Matahari masuk dalam kelas G, yakni bintang yang memiliki suhu antara 5000 - 6000 kelvin. Kelas spektra bintang merupakan pengelompokan bintang berdasarkan suhu permukaan bintang yang terbagi atas 7 kelas. Kelas O, merupakan kelas bintang dengan suhu terpanas (>25.000 kelvin), kelas B bersuhu 11.000 - 25.000 kelvin, kelas A suhunya antara 7500 - 11.000 kelvin, kelas F dengan suhu 6000 - 7500 kelvin, kelas G, kelas K bersuhu 3500 - 5000 dan terakhir kelas M yang bersuhu <3500 nbsp="nbsp" p="p">


     Bintang-bintang yang bersuhu sangat panas, seperti bintang kelas O, B, A dan F, umumnya berumur pendek. Sedangkan bintang kelas K dan M terlalu dingin untuk memungkinkan adanya kehidupan. Hal ini dikarenakan energi yang dihasilkan bintang pada kelas ini tidak cukup sebagai penopang kehidupan dan tidak memungkinkan adanya air dalam bentuk cair. Jadi, bintang yang bisa menopang kehidupan terutama adalah bintang-bintang pada kelas G seperti Matahari. Alasan lain, Matahari merupakan sebuah bintang yang memiliki elemen-elemen dasar penyusun kehidupan seperti, karbon, nitrogen, oksigen, dan besi. Meskipun kandungan elemen-elemen tersebut di Matahari hanya sekitar 2%, tapi sudah cukup untuk membentuk planet batuan dan memunculkan sebuah kehidupan seperti di Bumi.

0 komentar:

Poskan Komentar