Matahari Sebagai Bintang

Melangkah bersama Mr. San menggapai langit yang tinggi menuju Matahari.

Bumi Sebagai Planet

Mencari jejak bumi bersama Mr. Boom.

Animasi

Matahari sebgai bintang dan Bumi sebagai Planet.

Komik

Siapa yang bilang Bumi itu bulat?

Video

Matahari sebagai bintang dan Bumi sebagai planet.

Sunday, November 16, 2014

status hubungan

Sahabat, pacar, ataupun teman hanyalah sebuah status hubungan yang tidak bisa melegalkan sebuah hubungan yang ilegal. Bukan berarti pacaran akan menambah rasa sayang. Begitupun sebaliknya, bukan berarti pertemanan akan mengurangi rasa sayang. Status hubungan hanyalah label yang tidak dapat ditukarkan dengan perasaan seseorang. Selama status tersebut belum sah menjadi status suami istri. Hanya Tuhan yang dapat memunculkan rasa sayang dan hanya Tuhan yang dapat mencabut serta mengubah rasa sayang menjadi rasa yang lain. Tenanglah dengan suasana hubungan yang sudah dibangun, jangan dihancurkan bangunan hubungan tersebut dengan perubahan status hubungan yang cuma label saja. Sekali status hanyalah label,tidak menjamin perubahan perasaan yang dimiliki. "Jangan mendahului takdir Allah dengan memprediksi masa depan, yakinlah Allah Maha Mampu untuk mengubah satu takdir menjadi takdir lain"

Wednesday, November 12, 2014

Artikel - MISKONSEPSI MATERI DINAMIKA GERAK MELINGKAR

Miskonsepsi merupakan ketidak sesuaian pemahaman seseorang dengan pemahaman ahli terhadap suatu konsep. Miskonsepsi terjadi hampir pada semua mata pelajaran eksak, tak terkecuali fisika. Konsep fisika terdiri dari materi yang abstrak. Sehingga miskonsepsi muncul pada setiap bahasan fisika. Salah satu bahasan yang mengalami miskonsepsi adalah dinamika gerak melingkar. Berdasarkan hasil diagnosis siswa kelas XI SMA Negeri di Kota Bandung, diperoleh informasi bahwa sebanyak 38,97% siswa mengalami miskonsepsi. Secara lebih rinci, daftar konsep yang mengalami miskonsepsi pada materi dinamika gerak melingkar adalah sebagai berikut:

Rincian miskonsepsi gerak melingkar
No Soal
Konsep yang Benar
Miskonsepsi Siswa
Persentase (%)
1
Panjang lintasan berbanding lurus dengan sudut tempuh dan jari-jari lingkaran
·         Panjang lintasan berbanding terbalik dengan sudut tempuh dan jari-jari lingkaran
·         Panjang lintasan berbanding lurus dengan sudut tempuh, tetapi berbanding terbalik dengan jari-jari lingkaran
·         Panjang lintasan tidak dipengaruhi oleh sudut tempuh dan jari-jari lingkaran
40
2
Kelajuan linear benda berbanding lurus dengan kecepatan sudut dan jari-jari lintasan pada gerak melingkar
·         Kelajuan linear benda berbanding lurus dengan kecepatan sudut, tetapi berbanding terbalik dengan jari-jari lingkaran
46,67
3
Roda-roda yang dihubungkan dengan tali mempunyai kelajuan linier yang sama
·         Kelajuan linear tidak dipengaruhi kecepatan sudut dan jari-jari lintasan pada gerak melingkar
60
4
Gaya sentripetal berbanding lurus secara kuadratik dengan kelajuan linier tetapi berbanding terbalik secara linear dengan jari-jari lingkaran
·         Gaya sentripetal berbanding lurus secara linear dengan kelajuan
·         Gaya sentripetal berbanding terbalik secara linear dengan kelajuan
46,67

5
Percepatan sentripetal selalu mempunyai arah menuju pusat lingkaran
·         Percepatan tangensial selalu mempunyai arah menuju pusat lingkaran
36,67
6
Percepatan sentripetal selalu mempunyai arah menuju pusat lingkaran dan bergantung pada kuadrat nilai laju linier dan jari-jari
·         Percepatan sentripetal selalu mempunyai arah menyinggung lintasan lingkaran
3,33
7
Percepatan sentripetal berbanding terbalik secara linear dengan jari-jari lingkaran tetapi berbanding lurus secara kuadratik dengan kelajuan linier
·         Percepatan sentripetal berbanding lurus secara linear dengan kelajuan dan jari-jari lintasan.
53,33
8
Gaya sentripetal selalu mempunyai arah menuju pusat lingkaran
·         Gaya sentripetal selalu mempunyai arah yang sama dengan gaya gesek
·         Gaya sentripetal selalu mempunyai arah yang sama dengan gaya normal
63,33
9
Gerak melingkar (vertikal) akan mempunyai gaya sentripetal jika kecepatan minimum di puncak lingkaran adalah
·         Gaya sentripetal tidak dipengaruhi laju benda
30
10
Gaya sentripetal selalu mempunyai arah menuju pusat lingkaran
·         Gaya sentripetal selalu mempunyai arah menyinggung lingkaran
·         Gaya sentripetal selalu mempunyai arah ke luar dari pusat lingkaran.

33,33
11
Gaya sentripetal menyebabkan benda bergerak melingkar
·         Gaya sentrifugal penyebab benda berhenti bergerak melingkar
36,67
12
Gaya sentripetal mempunyai arah menuju pusat lingkaran
·         Gaya sentripetal mempunyai arah menyinggung lingkaran
13,33
13
Gaya sentrifugal merupakan gaya fiktif di luar kerangka gaya sentripetal
·         Gaya sentrifugal merupakan sebuah gaya yang selalu mempunyai pasangan gaya aksi-reaksi
43,33

Untuk diskusi lebih lanjut, dapat menghubungi penulis melalui email ufiqku@gmail.com
Sumber: Ahlif, U.F. (2014). Penerapan Pembelajaran Kooperatif Tipe STAD Berbantuan Simulasi Komputer Untuk Mengurangi Miskonsepsi Siswa SMA Pada Materi Dinamika Gerak Melingkar. (Skripsi). UPI Bandung: Tidak Diperjualbelikan.

Tuesday, November 11, 2014

Artikel - Teknik Menulis Latar Belakang Penelitian

Calon peneliti biasanya kebingungan untuk menentukan judul penelitian. Judul penelitian erat kaitannya dengan latar belakang penelitian. Sehingga diperlukan kejelian dalam memunculkan latar belakang penelitian. Di sini, penulis akan membagikan pengalaman memunculkan latar belakang yang diperoleh dari penyusunan skripsi.

  • Analisis Hasil Normatif atau Kondisi Ideal 
Keadaan ideal adalah keadaan yang diharapkan oleh semua pihak terutama pembuat kebijakan. Dalam dunia pendidikan, kebijakan telah tertuang dalam peraturan pemerintah yang dijabarkan menjadi kurikulum. Kondisi ideal dapat mengacu pada tuntutan kurikulum mengenai berbagai kemampuan yang diharapkan. Ambillah poin-poin tertentu secara spesifik dari tuntutan kurikulum. Disinilah diperlukan kejelian seorang calon peneliti. Setelah mendapatkan satu poin tentang hasil normatif, perkuatlah tuntutan ideal tersebut dengan jurnal-jurnal ilmiah yang berskala internasional. 

  • Lakukan Studi Lapangan
Kondisi ideal dalam dunia pendidikan telah tertuang dalam peraturan pemerintah dan kurikulum. Kondisi ideal belum tentu tercapai atau bahkan tidak bisa dicapai. Pernyataan ini harus dibuktikan dengan terjun ke lapangan. Tujuannya adalah mengidentifikasi fakta-fakta di lapangan. Fakta yang diperoleh dari studi lapangan dapat memperkuat gagasan kita bahwa terdapat Gap antara kondisi yang diharapkan dengan kondisi nyata.

  • Identifikasi Masalah di Lapangan
Berdasarkan fakta di lapangan, dapat diidentifikasi masalah yang muncul. Masalah ini dapat menyebabkan tuntutan kurikulum tidak tercapai. Misalnya anda mendapatkan tuntutan kurikulum 2013 pada mata pelajaran fisika bahwa siswa harus mempunyai pemahaman konseptual yang benar karena telah melakukan pembelajaran dengan pendekatan saintifik. Fakta di lapangan, terdapat 80% siswa mengalami miskonsepsi. Tentu kondisi ini tidak diharapkan. Maka langkah selanjutnya adalah anda mengidentifikasi penyebab munculnya miskonsepsi di lapangan. Wawancara dengan guru terkait metode pembelajaran dan media yang digunakan, observasi proses pembelajaran secara langsung, dan lakukan kajian pustaka. Fakta di lapangan misalnya miskonsepsi, identifikasi penyebab miskonsepsi misal metode ceramah dan media tidak digunakan, dapat dipadukan dengan kajian pustaka bahwa metode ceramah dan media tidak digunakan dapat menyebabkan miskonsepsi. Jadi hasil identifikasi masalah yang telah dilakukan didukung dengan literatur.

  • Berikan Alternatif Solusi
Hasil identifikasi masalah akan memberikan beberapa poin yang diduga menjadi penyebab munculnya masalah. Perlu berbagai upaya untuk mengatasinya. Solusi yang ditawarkan harus dapat mengatasi masalah yang telah diidentifikasi. Upayakan alternatif-alternatif solusi yang diberikan merupakan hasil penelitian relevan atau hasil kajian pustaka. Sehingga alternatif solusi yang ditawarkan mempunyai nilai lebih dan benar-benar telah teruji.

  • Solusi Umum yang Menjadi Judul
Alternatif-alternatif solusi yang telah ditawarkan dapat diramu menjadi sebuah solusi umum yang dapat menyelesaikan semua masalah yang telah diidentifikasi. Solusi umum inilah yang dapat dijadikan judul penelitian.

Demikian sharing info tentang teknik pembuatan latar belakang penelitian. Kritik dan saran yang membangun ditunggu dari pembaca sekalian. Semoga bermanfaat.

Tuesday, December 18, 2012

Diskusi


Diskusi yuk!



Bagaimana cara mengukur temperatur Matahari? Adakah termometer yang bisa mengukur panas hingga jutaan derajat Celcius?
Pendapat
      Tentu saja tidak ada termometer khusus. Lagi pula siapa yang mau mengukurnya? Namun bukan berarti kemudian temperatur Matahari tidak bisa diketahui lo. Ada beberapa cara untuk mengukur suhu di permukaan matahari.

      Pertama, dengan menganalisis spektrum cahaya yang dipancarkan oleh Matahari. Setiap benda panas memancarkan cahaya yang tergantung suhunya. Benda yang memancarkan cahaya merah lebih dingin dibanding dengan benda yang memancarkan cahaya kuning. Dari warna-warna yang dipancarkan oleh matahari ini kita dapat memperkirakan suhu di permukaan Matahari.

      Cara kedua, dengan menganalisis atom-atom yang ada di permukaan matahari memakai spektrograf. Dari analisis ini dapat terkuak data-data perubahan energi atom-atom yang dapat menunjukan berapa suhu di permukaan Matahari.

     Yang terakhir, dengan mengukur radiasi panas Matahari di Bumi. Besarnya radiasi di Bumi ditambah dengan data jarak Matahari - Bumi, dapat memberi petunjuk pada kita berapa suhu di permukaan Matahari.

      Lalu, bagaimana cara mengetahui temperatur di bagian dalam Matahari? Ternyata, dengan mengetahui suhu di permukaan Matahari, kita dapat mengukur besarnya tekanan di bagian dalam Matahari. Dari tekanan inilah suhu di dalam Matahari bisa diperkirakan.

bagaimana menurut pendapatmu?
 

Berapa lama sih umur bintang?

Pendapat : 
      Umur bintang bervariasi tergantung pada beratnya, dari lima juta tahun (untuk bintang yang massanya sekitar 30 kali massa Matahari) hingga 30 miliar tahun (untuk bintang yang massanya 0,5 kali massa Matahari). Matahari (salah satu bintang) dapat mencapai 10 miliar tahun.
Matahari hidup karena pembakaran gas hidrogen yang dimilikinya. Menjelang kematiannya terjadi pembakaran hidrogen besar-besaran akibat radiasi yang ditimbulkannya, Matahari akan mengembang menjadi raksasa merah (red giant) yang besar sekali (sekitar 10 kali lipat dari ukuran sekarang).
Setelah pengaruh radiasi menurun, pengaruh gravitasi inti Matahari menjadi dominan. Gravitasi ini membuat ukuran matahari mengecil dan menjadi bintang bajang putih (white dwarf). Tetapi jangan khawatir, masih dibutuhkan lima miliar tahun lagi untuk terjadi hal ini.

bagaimana menurut pendapatmu?

Apa mungkin Bumi berotasi dengan arah yang sama sekali tidak berpola? Jadi, bisa saja arah rotasinya ke segala arah? 

Pendapat : 
     Ada dua jenis gerakan Bumi, yaitu revolusi Bumi mengelilingi Matahari dan rotasi Bumi mengelilingi dirinya sendiri. Bumi berotasi dari  barat ke timur. Buktinya, kita melihat Matahari terbit di timur dan terbenam di barat. Sumbu rotasi Bumi (sumbu imajiner Bumi) membentuk sudut 23,50 terhadap sumbu revolusinya. Sudut ini hampir tidak berubah. Buktinya, kutub utara Bumi selalu mengarah ke satu arah yaitu ke arah bintang utara.
      Miringnya sumbu rotasi ini dibuktikan dengan adanya empat musim di belahan Bumi utara dan selatan. Ketika kemiringannya mengarah ke Matahari, di belahan Bumi utara yang mendapat lebih banyak sinar Matahari terjadi musim panas. Sebaliknya, di belahan Bumi selatan terjadi musim dingin. Di daerah kutub utara tidak ada malam (terang terus sepanjang hari), sebaliknya di daerah kutub selatan tidak ada siang (gelap terus sepanjang hari). Ketika kemiringannya menjauhi Matahari, terjadi musim dingin di utara dan musim panas di selatan. Di antara kedua posisi itu terjadi musim semi dan musim gugur. Jika sumbu rotasi Bumi berubah-ubah, maka bisa terjadi kekacauan musim. Bisa terjadi bulan ini di Indonesia Matahari bersinar sepanjang hari, bulan depan Matahari tidak terlihat sama sekali. Kehidupan manusia bisa kacau.

bagaimana menurut pendapatmu?

Mengapa air laut itu tidak tumpah padahal Bumi itu 'kan bentuknya bulat. Sedangkan kita tahu, 2/3 bagian dari Bumi adalah lautan, ?

pendapat:
      Ambil segelas air. Mengapa air dalam gelas tidak tumpah? Karena ada pembatasnya dan karena ada gravitasi Bumi yang membuat air tidak melayang. Hal yang sama terjadi untuk air laut. Bumi kita bulat dan berlapis-lapis. Di permukaan Bumi terdapat lapisan kerak Bumi (litosfer) yang tebalnya antara 0 - 100 km (sangat kecil dibandingkan dengan jari-jari Bumi yang sekitar 6.400 km). Kerak Bumi kita terdiri atas daratan dan lautan. Daratan itu seperti dinding gelas yang mewadahi air laut, mencegah air laut tidak tumpah. Air laut ini sendiri mendapat tarikan gravitasi dari lapisan di bagian dalam Bumi (lapisan selubung dan lapisan inti).

bagaimana menurut pendapatmu?

Kita sebagai manusia yang hidup dan menetap di Bumi selalu mengikuti bertambahnya hari, bulan, dan tahun sejalan dengan perputaran Bumi pada porosnya (rotasi Bumi).Jika kita hidup di salah satu planet yang kala rotasinya lebih lama daripada kala rotasi di Bumi, apakah umur kita jauh lebih muda dari mereka yang tinggal di Bumi? 

Pendapat :  
      Menurut teori relativistik, ketika kita bergerak lebih cepat, maka terjadi proses time dilation (pemuluran waktu). Proses metabolisme dalam tubuh kita akan berlangsung lebih lambat sehingga kita akan tampak lebih muda. Namun, seberapa cepat itu? Mengacu ke teori tadi, efek ini akan terasa jika kita bergerak sangat cepat, misalnya 1/10 kali kecepatan cahaya.
     Persoalannya, ketika Bumi kita bergerak sangat cepat maka kehidupan di Bumi akan terganggu dan punah. Akan terjadi angin dan badai yang luar biasa besar, perubahan siang dan malam sangat cepat, gas-gas termasuk oksigen akan terlempar keluar Bumi, tidak akan ada lagi atmosfer Bumi, suhu Bumi bisa menjadi sangat panas atau sangat dingin sehingga tidak cocok untuk kehidupan lagi.
Jadi, bukannya awet muda, tapi mati muda!

bagaimana menurut pendapatmu?

Pada pagi hari, Matahari bisa kita lihat jelas bundarnya dan berwarna kemerah-merahan/jingga (bisa menyehatkan). Lalu, pada siang hari kita tidak bisa melihatnya dan warnanya putih menyilaukan. Lain lagi kala sore hari, warnanya berubah kekuning-kuningan dan bila melihatnya terasa pening di kepala (bisa menyebabkan sakit mata). Mengapa ya?

Pendapat : 
     Sebelum menjawab, mari kita lakukan percobaan sederhana. Percobaan pertama, sorotkan cahaya lampu baterai pada kertas secara tegak lurus. Yang kedua, sorotkan cahayanya tapi dengan posisi miring. Akan terlihat bahwa pada percobaan pertama cahaya tampak lebih terang. Penyebabnya, pada percobaan pertama cahaya terfokus pada daerah yang lebih kecil dibandingkan pada percobaan kedua.
     Demikian juga Matahari. Pada siang hari cahaya Matahari tepat di kepala kita. Cahayanya mengenai daerah yang relatif lebih kecil dibandingkan dengan daerah yang ditimpa oleh cahaya yang datang miring pada pagi hari. Akibatnya, pada siang hari cahaya Matahari tampak lebih menyilaukan.Warna merah pada pagi hari dan kuning keperakan pada sore hari disebabkan proses hamburan cahaya oleh partikel-partikel di atmosfer kita. Di Bulan, yang tidak ada atmosfernya, Matahari tidak terlihat merah atau kuning.

bagaimana menurut pendapatmu?

Apakah dalam perjalanan waktu berat Bumi akan bertambah atau justru berkurang? Pertanyaan ini timbul karena dari dalam Bumi diambil atau ditambang minyak bumi dan batu bara berjuta-juta ton, lalu dibakar habis. Ruangan bekas minyak bumi dan batu bara yang ditinggalkan diganti apa? Selain itu tanah pertanian menghasilkan jutaan ton hasil pertanian lalu dimakan habis. Kalau Bumi kita bertambah ringan, berapa juta ton per hari hilangnya?


Pendapat : 
  Ketika bahan-bahan tambang seperti minyak, batubara dibakar, akan dihasilkan gas-gas yang cukup berat, misalnya uap air dan karbondioksida. Gas-gas ini masih tertahan oleh gravitasi Bumi, sehingga tidak lenyap ke luar angkasa. Gas-gas ini akan dimanfaatkan melalui bermacam proses daur ulang antara lain pernapasan tumbuhan, hujan, dsb. Proses daur ulang ini mempertahankan berat Bumi. Memang ada gas-gas lain yang lebih ringan akan terlempar ke luar angkasa, namun kita juga harus ingat ada debu-debu luar angkasa yang masuk ke Bumi setiap harinya. Total jenderal berat Bumi kita tidak berubah banyak.

  Jika tidak ada proses daur ulang, kehilangan material akibat penggalian tambang pun tidak berpengaruh banyak terhadap berat Bumi. Jari-jari Bumi kita sekitar 6.400 km. Kalau kita buang kulit Bumi setebal 100 m saja, berat Bumi hanya akan berkurang sekitar 0,005%. Jadi, angka penurunan itu kurang berarti.

bagaimana menurut pendapatmu?

Apa yang terjadi jika bumi tiba-tiba berhenti berputar?

Pendapat :
      Akan terjadi malapetaka, karena semua benda yang terletak di permukaan bumi akan terlempar ke timur dengan kecepatan yang sangat besar,  1600 km per jam. Penyebabnya menurut fisika, adalah hukum Newton yang mengatakan bahwa suatu benda yang sedang bergerak akan terus bergerak. Bumi kita berotasi sangat cepat, ketika bumi direm mendadak maka benda yang ada dipermukaan bumi akan meneruskan gerakannya, ia akan terlempar ke timur. Hal yang sama terjadi ketika mobil yang kita kendarai tiba-tiba berhenti, kita akan terlempar ke depan. Semakin cepat mobil bergerak, semakin kuat kita terlempar.

bagaimana menurut pendapatmu?





Film







Sunday, December 16, 2012